Arsip untuk Februari, 2010

Tiga bulan ke depan Kebumen sedang punya hajat untuk memilih pemimpin daerah yang memiliki kewenangan untuk menentukan hijau merahnya Kebumen.  Beberapa kandidat telah menampilkan diri di publik dengan selebaran, poster, bahkan blog. Di antaranya KH. Nashirudin Al Mansyur yang berpasangan dengan Ir. Probo Indartono SE, kedua pasangan ini lebih akrab dengan nama ‘Naspro’. Satu-satunya pasangan yang telah berpasangan. Tiga kandidat lain yang muncul yaitu Rustriyanto adik dari Rustriningsih (wakil gubernur Jawa Tengah), Buyar Winarso warga Kebumen yang sukses di Jakarta, dan Poniman belum memiliki pasangan wakil.

Dalam analisis penulis posisi wakil bupati di sini sangat penting dalam menentukan kemenangan calon kandidat bupati Kebumen, sehingga dipilih dengan sangat hati-hati dan penuh pertimbangan. Nama-nama calon wakil Bupati yang muncul untuk mendampingi  Buyar Winarso di antaranya: Gus Yazid, Pak Kyai Taha, Rini, Pak Makhrur dan lain-lain. Yang dikantongi untuk mendampingi Rustriyanti (Aan) di antaranya Rini, Dr. Khanifudin, Gus Yazid, Gus Taha, Gus Musyaffa, Gus Afif dll. Sedangkan nama-nama yang dikantongi untuk mendampingi Poniman adalah Ir. Slamet Marsum, Marjuki, Gus Taha, Gus Yazid, dan HM. Masykur Rozaq. Tetapi nama-nama itu belum ada yang dapat dipastikan.

Kesulitan menentukan calon wakil Bupati di sini, disebabkan karena sulitnya membaca peta politik karena masyarakat Kebumen yang begitu cair.  Sekilas dari sisi demokrasi hal ini menunjukkan kesadaran politik masyarakat Kebumen telah tumbuh menyebar, hal ini membuat pergeseran bahwa saat ini dalam penentuan sikap politik seorang warga tidak lagi ditentukan hanya oleh seorang dua orang tokoh politik. Meski di sisi yang lain, hal ini menggoda para kandidat untuk bermain uang untuk meraup suara.

Kesulitan menebak siapa yang akan menang dalam pilkadal kali ini, memungkinkan terjadinya pemilu dua putaran di Kebumen, karena tidaka ada mayoritas tunggal dalam pilkadal sehingga harus diambil dua suara terbanyak.  Siapkah masyarakat Kebumen untuk menyaksikan pemilu dua putaran, masyarakat mungkin siap. Tetapi apakah para kandidat juga telah menyiapkan untuk dua putaran? (bersambung)