Strategi Baru Pengelolaan Situs

Posted: Maret 4, 2008 in Artikelku

Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

1

Romi Satria Wahono

romi@romisatriawahono.net

http://romisatriawahono.net

Masih segar dalam ingatan kita ketika beberapa waktu yang lalu, Kementrian Komunikasi dan Informasi

bersama-sama dengan komunitas telematika Indonesia meluncurkan satu konsep bulan telematika atau

ICT (Information and Communication Technology) month yang akan jatuh pada bulan Agustus tahun

2003. Tujuan utamanya adalah usaha sosialisasi aplikasi teknologi informasi dan komunikasi dalam

memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia.

Menyambut bulan telematika ini, penulis ingin mengajak menengok kembali salah satu manfaat teknologi

informasi dalam mencerdaskan anak bangsa melalui situs belajar dan mengajar di Internet.

Situs belajar dan mengajar dengan menggunakan web dan internet sebenarnya bukanlah barang baru,

bukan juga ide ataupun pemikiran baru. Konsepsi dan jargon yang bernama WBT (web based training),

eLearning, web based teaching and learning, web based distance education, dsb. telah bertebaran sejak

era 15 tahun yang lalu di seluruh pelosok Internet. Situs belajar mengajar (penulis menyebut dengan

eLearning) telah bermunculan dari yang gratis maupun yang komersial. Situs eLearning komersialberkembang maju dan berlanjut, sedangkan situs eLearning gratis banyak yang terhenti di tengah jalan,

dengan alasan klasik yaitu masalah keuangan, karena kerja volunter, sekedar hobi, tidak diurus secara

professional, dsb. Situs eLearning gratis terus menurun jumlahnya, mungkin saat ini sudah sulit kitajumpai situs

eLearning gratis di Indonesia yang masih terkelola dengan baik. Pada tulisan ini penulis

mencoba memberikan usulan strategi baru pengelolaan situs belajar dan mengajar (eLearning) gratis di

Indonesia.

Latar Belakang dan Kesempatan

Latar belakang pemikiran ini adalah bahwa biaya pendidikan, training, dan kursus dalam berbagai bidang

ilmu di indonesia semakin bertambah mahal. Beberapa universitas negeri bahkan telah mereposisi diri

menjadi BHMN (Badan Hukum Milik Negara), yang membawa efek biaya pendidikan yang semakin

mencekik leher rakyat. Disisi lain teknologi informasi khususnya Internet telah berkembang pesat dan

bisa dinikmati rakyat sampai ke pelosok Indonesia. Warnet sudah ada dimana-mana, beberapa alternatif

sambungan Internet juga marak, misalnya adanya koneksi Internet dengan RT-RW Net yang dipelopori

Onno W Purbo, dsb.

Kalau kita mau menganalisa secara positif, keadaan ini adalah satu celah dan kesempatan yang memberi

nyawa baru kepada situs eLearning gratis untuk hidup dan bergerak. Peran serta situs eLearning gratis

telah ditunggu jutaan anak bangsa, yang mungkin harus rela tidak bisa melanjutkan sekolah. Atapun harus

bersekolah di universitas dan sekolah tinggi berkualitas rendah, yang semua itu hanya karena masalah

Lisensi Dokumen:

Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan

disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat

tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang

disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang,

kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.

Artikel Populer IlmuKomputer.Com

Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

2

mahalnya biaya pendidikan. Mau tidak mau harus kita akui bahwa dalam kondisi masyarakat dan bentuk

negara kepulauan seperti Indonesia, apabila infrastruktur memadai konsep pembelajaran berbasis internet

adalah solusi handal yang murah, mudah dan aplikable. Di sisi lain, diharapkan para akademisi dan juga

pengusaha Indonesia tergugah untuk menengok kembali kepada pengembangan situs eLearning gratis

sebagai satu bentuk usaha yang tetap menguntungkan, dalam bingkai idealisme mencerdaskan kehidupan

anak bangsa.

Seiring dengan hebohnya jargon ICT month, merupakan tugas komunitas telematika dalam berinovasi

memberi solusi nyata ke masyarakat berupa strategi baru misalnya berhubungan dengan pengembangan

dan pengelolaan situs eLearning gratis.

Permasalahan Yang Ada

Penulis mencoba memfokuskan diskusi ke pemikiran strategi atau bahkan suatu bisnis model baru

khususnya untuk pengembangan situs eLearning gratis. Adalah suatu hal yang baik apabila kita memulai

diskusi ini dengan melihat kebelakang permasalahan pada situs eLearning gratis yang ada. Dari hasil

pengamatan selama ini, beberapa masalah yang rata-rata melanda situs eLearning gratis di Indonesia

adalah sebagai berikut.

1. Konsep dan agenda program yang tidak tersusun dengan baik dan jelas, cenderung asal jadi dan

keberlanjutan program tidak mendapatkan porsi penting.

2. Pendesainan web dan pengelolaannya tidak dikerjakan secara profesional.

3. Tidak dilakukan update yang kontinyu, padahal ini adalah nyawa dari sebuah situs eLearning. Tanpa

konsistensi update, situs kita akan ditinggal pengguna/pembaca.

4. Tema dan materi yang disajikan tidak terpadu dan komprehensif, tidak ada materi andalan, materi

ditampilkan apa adanya tanpa editing dan layouting.

5. Para penulis dan juga pengelola tidak termotivasi untuk berkontribusi lebih lanjut, dikarenakan tidak

ada penghargaan, income atau side effect dari keaktifan mengelola dan menulis

Menuju Strategi Baru Pengelolaan

Pemikiran ini didukung oleh studi kasus proyek pengembangan IlmuKomputer.Com

(http://ilmukomputer.com), yaitu situs yang

menyediakan materi dan kuliah gratis berbahasa

Indonesia. Saat ini situs eLearning gratis

IlmuKomputer.Com telah mencapai hit harian (dailyhits) puluhan ribu, dan diakses dari pengguna dengan

domain-domain universitas di Indonesia (ITB, UI, UGM,

ITS, berbagai STIK, dsb.). IlmuKomputer.Com juga

telah di indeks dan direview oleh puluhan search engine

dunia maupun Indonesia.

Disamping menjalin kerjasama dengan beberapa

organisasi dan komunitas TI Indonesia di dalam dan luar

negeri, beberapa penerbit buku di Indonesia juga telah

berencana untuk menerbitkan dalam bentu buku

beberapa kuliah berseri di IlmuKomputer.Com.

Penulis mencoba mensarikan berbagai pemikiran dan konsep yang digunakan dalam manajemen situs

eLearning gratis IlmuKomputer.Com.

1. Melakukan Survey, Menyusun Agenda Umum, Rencana ke Depan, dan Mulai Mengelola Situs

eLearning Gratis

Agenda umum dan grand design ke depan harus disusun terlebih dahulu. Lakukan pendataan dan

analisa matang terhadap “bidang apa” yang akan dikerjakan, “siapa pengguna”, “siapa penulis”,dan “

rencana jangka pendek dan panjang”. Lakukan survey terhadap komunitas yang bidangnya

akan kita garap, ini bisa dilakukan melalui situs komunitas, mailing list/milis (di yahoogroups.com

atau di server lain). Idealnya, seorang pengelola situs eLearning adalah orang yang memiliki

kompetensi inti pada bidang tersebut, meskipun tidak menutup kemungkinan sistem kolaborasi

Artikel Populer IlmuKomputer.Com

Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

3

dengan pakar pada bidang yang akan kita garap. Buat prototipe dan mulai lakukan pendesainan awal

situs. Jangan terlalu memperberat situs dengan image atau animasi yang tidak perlu. Sederhana tapi

menarik adalah resep dasar pendesainan web.

2. Menyajikan Tema dan Materi Terpadu dan Komprehensif, Materi Dibuat Semenarik

Mungkin

Persiapkan tema materi yang komprehensif, dari pengenalan bidang sampai tingkat lanjut.

Persiapkan materi andalan, dimana pengguna tidak bisa mendapatkan dari situs lain (strategi anti

kerumunan). Sajikan materi semenarik mungkin, hias materi dengan image yang ringan namun

menawan, membuat pengguna betah membaca tulisan dan mengunjungi situs. Tawarkan kepada

individu-individu yang kompeten dan aktif berdiskusi dan menulis di komunitas (situs atau milis)

tersebut untuk berkontribusi menulis. Tulisan dari figur individu dan tokoh di milis akan membawa

side effect dan menarik penulis lain untuk berkontribusi ke situs eLearning kita. Apabila masih sulit

mendapatkan tulisan, awali dengan daur ulang tulisan-tulisan menarik yang ada.

3. Kenalkan Situs Tersebut ke Berbagai Komunitas Yang Berhubungan, Daftarkan ke Search

Engine Dunia maupun Indonesia

Daftarkan diri ke milis komunitas, masuk dan aktif diskusi dengan tema yang ada. Perkenalkan

proyek situs eLearning gratis kita, dan usahakan dia menjadi isu diskusi di dalam milis komunitas.

Lakukan gerilya dan ajakan mengunjungi dan berkontribusi menulis ke individu maupun komunitas

secara umum. Dan jangan lupa mengirimkan update materi secara kontinyu. Daftarkan ke search

engine dunia (google.com, yahoo.com, altavista.com, dsb) maupun indonesia (searchindonesia.com,

catcha.com, indocenter.co.id, dsb.) untuk menangkap pengguna yang melakukan pencarian dan

penjelajahan lewat search engine tersebut.

4. Pikirkan Strategi untuk Mendapatkan Pemasukan Dana

Bagaimanapun ini adalah faktor cukup penting untuk menjaga kontinyuitas dan keberlangsungan

proyek situs eLearning kita. Dengan pemasukan dana tersebut, kita bisa memberi reward uang ke

penulis dan pengelola. Beberapa cara yang bisa kita tempuh dalam mendapatkan pemasukkan dana

adalah dengan:

membuka penawaran banner sponsor,

melakukan penjajagan ke penerbit buku untuk

menerbitkan materi berseri di situs tersebut,

kita bisa bergerak lebih jauh dengan membuka

training atau kursus di bidang yang kita garap.

Keunggulan kompetitif berupa materi dan

penulis yang kompeten mungkin modal

tersendiri untuk membuka usaha training ini.

Jadi untuk perspektif jangka panjang, kita bisa

pikirkan proyek situs eLearning ini sebagai cikal

bakal perusahaan penerbitan buku, perusahaan

sertifikasi keahlian, perusahaan training dan

konsultan, dsb.

5. Harus Ada Satu atau Dua Orang yang Berkonsentrasi untuk Mengelola, Mengkoordinir dan

Mendapatkan Pemasukan Tetap dari Situs eLearning Gratis Kita

Kita bisa belajar dari kisah sukses perjuangan Paul J Deitel dan Harvey M. Deitel sebagai penulis

buku yang sangat produktif dan kemudian mendirikan perusahaan Deitel & Associates, Inc. Situs

eLearning kita disamping memberi materi pembelajaran kepada pengguna dan pembaca, diharapkan

juga dapat membuka lowongan kerja dan pemasukkan bagi para penulis. Para penulis yang tertarik

dan berkonsentrasi untuk produktif menulis bisa kita beri kesempatan untuk mengelola penuh situs

eLearning gratis tersebut. Versi lengkap dari tulisan-tulisan berserinya bisa diterbitkan dalam bentuk

buku. Sehingga penulis bisa mendapat income dengan bekerja sebagai penulis, trainer, atau usaha

lain yang dilakukan.

6. Manajemen Yang Baik Terhadap SDM (Penulis, Pengelola) dan Pembaca

Jangan lupakan manajemen SDM yang ada, baik itu pengelola, penulis maupun pembaca. Pada saat

belum bisa memberi reward uang kepada penulis, beri reward dengan penulisan kolom pengenalan

Artikel Populer IlmuKomputer.Com

Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

4

penulis. Beri motivasi terus kepada penulis dan pengelola untuk selalu produktif. Menjaga hubungan

dengan pembaca dan penguna situs kita bisa dilakukan dengan adanya forum diskusi, milis, buku

tamu, dsb. Usahakan pembaca mempunyai keterikatan dengan kita. Apabila dana memungkinkan,

lakukan perlombaan menulis atau program beasiswa kepada mahasiswa/pelajar tidak mampu yang

mau produktif menulis di situs eLearning gratis kita.

Tiada keberhasilan tanpa kerja keras. Disamping mimpi, konsepsi dan gagasan, dituntut juga jiwa pioner,

berani berkorban dan kerja keras dalam mengimplementasikan hal-hal diatas. Penulis yakin bahwa

perjuangan mengembangkan eLearning gratis akan berefek ganda. Bagi pembaca merupakan wadah

gratis dalam belajar dan mendapatkan ilmu pengetahuan. Bagi penulis dan pengelola bisa sebagai saluran

menuangkan ekspresi diri, mengembangkan kompetensi inti keilmuan, dan juga sebagai sumber

pendapatan baru.

Knowledge based community (komunitas berbasis ilmu pengetahuan) tidak hanya tergantung kepada

pemerintah tetapi juga kepada tangan-tangan kita, khususnya kepada komunitas TI untuk memberi solusi

terbaik, murah, mudah dan bermanfaat untuk semua orang dari segala lapisan.

BIOGRAFI PENULIS

Romi Satria Wahono. Lahir di Madiun, 2 Oktober 1974. Menamatkan SMU di SMU

Taruna Nusantara, Magelang pada tahun 1993. Menyelesaikan program S1 dan S2 pada

jurusan Informatika dan Ilmu Komputer di Saitama University, Jepang pada tahun 1999

dan 2001. Saat ini sedang menyelesaikan program S3 (PhD) pada jurusan dan universitas

yang sama. Di Indonesia berstatus sebagai peneliti pada instansi Lembaga Ilmu

Pengetahuan Indonesia (LIPI), tepatnya di Pusat Dokumentasi Informasi Ilmiah (PDII).

Kompetensi inti adalah pada bidang Software Engineering, Object-Orientation, Software

Pattern, Software Agent, Jaringan Komputer dan Web Engineering. Aktif sebagai penulis,

dimana puluhan tulisan berupa scientific paper, artikel, dan tutorial telah diterbitkan dalam

berbagai proceedings conference, jurnal ilmiah, majalah, koran dan portal, bertaraf nasional maupun internasional.

Publikasi penulis selengkapnya bisa didapat dari URL http://romisatriawahono.net/publications

Berpengalaman sebagai engineer, konsultan dan lecturer di berbagai perusahaan Jepang dan Indonesia, dalam bidang

yang berhubungan dengan Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, khususnya tentang bahasa pemrograman, sistem

operasi, jaringan komputer, administrasi server, aplikasi database, dan pemrograman berbasis web. Anggota dari

society ilmiah ACM, IEEE Computer Society, IEICE, IPSJ, JSAI, dan IECI. Aktif dalam berbagai organisasi pelajar

dan kemahasiswaan (Ketua Umum PPI Jepang 2001-2003), dan organisasi society ilmiah (Ketua IECI Japan2001-2002).

Romi Satria Wahono adalah pendiri dan pengelola beberapa situs dan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi

informasi, diantaranya adalah: IlmuKomputer.Com, Gegar Technologies, Green Digital Press.

Informasi lebih lanjut tentang penulis ini bisa didapat melalui:

URL: http://romisatriawahono.net

Email: romi@romisatriawahono.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s