Puisi Charisma

Posted: September 11, 2007 in Tak Berkategori

KUMPULAN PUISI

Arining Kharismawati

SISWI KELAS III D SMPN 1 KUTOWINANGUN
 
Puisiku

Di malam hari
Aku duduk termenung
Menikmati indahnya malam
Kutatap bintang-bintang di langit
Yang bersinar terang

Kuambil buku harianku
dan sebatang pena
kutulis suara hatiku
sehingga rasa sepi itu terhapus
oleh indahnya malam

beberapa menit telah kurasakan
indahnya malam penuh bintang
kuhasilkan sebuah puisi
dari hasil penaku menari

DAFTAR ISI
1. Sahabat 1
2. Oh Tuhan
3. Derita Tiada Bahagia
4. Harapan Hidup
5. Lain
6. Puisiku
7. Matahari
8. Guruku
9. Kenangan Tentang Kita
10. I Miss You
11. Sahabat 2
12. Sahabat 3
13. Aku Ingin Bahagia
14. Terbelenggu Dalam Kebimbangan
15. Bangkit
16. Resah
17. Bunda
18. Kau Bukan Untukku
19. Kisah Kita
20. Hilang Jejak
21. Ujian Cinta
22. Lamun
23. Sendiri

 1. Sahabat 1

Sahabat…..
Ingatkah engkau
Di saat kita bersama
Kita selalu ceria

Kita selalu tersenyum
Dalam keadaan apapun
Kesedihan dan penyesalan
Tak berarti

Pastikan kita selalu bersama
Dalam keadaan
Suka ataupun duka

2. Oh Tuhan
Oh Tuhan…
Tolonglah hambamu tuk
Mengakhiri tangisku
Mengapa rasa sedih
Selalu menimpaku

Di manakah hamba harus
Meneruskan nafas hamba
Setiap malam
Kuteteskan air mataku

Kapan
Penderitaan ini berakhir
Akhirilah penderitaanku
 
3. Derita Tiada Bahagia
Tiada kusangka
Tiada ku duga
Hidup begitu kejam
Tak ada sesuatupun
yang mearnai hari-hariku
alam ini begitu gelap dan sunyi

Tiada tirai kebahagiaan yang mengisi
Dan mewarnai hari-hariku
Hanya untuk beginikah aku hidup?
Hanya untuk meneteskan tiada sisa air mataku

Dalam lamunku
Tiada apapun
yang membuat senyum
dalam mimpikupun hanya ada tangis
menyertai deritaku
4. Harapan Hidup
Dalam ramai ku tersudut
Dalam sunyi ku merenung
Dalam terang ku menangis
Dalam gelap ku merintih

Aku bagaikan teluk derita
Nian seperti pelabuhan sengsara
Beribu guncangan menghadang
Hidupku tak seelok matahari merekah

Andai hidupku bersinar terang
Kan ku sinari seisi alam ini
Laksana matahari dan bulan
Yang selalu setia menerangi gelapnya alam ini

Tapi kini ku lihat aku
Beginilah kehidupanku
Yang hanya dapat berharap
Kini ku tengadah dalam jalan buntu
Hanya dapat menatap langit yang kian luas
 
5. Lain

Mengapa hidupku berbeda
Dengan teman-temanku
Aku selalu bersedih
namun mengapa temanku
selalu gembira

mengapa aku harus lain dari yang lain
tetapi semua itu adalah takdir
takdir yang diberikan pencipta
yang harus kuhadapi
karena tak ada yang dapat mengubahnya

wahai bunda pertiwi
tolonglah diriku
buatlah hatiku tersenyum kembali
untuk melupakan semua perbedaan itu
yang selalu menghantui hatiku
 
6. Puisiku

Di malam hari
Aku duduk termenung
Menikmati indahnya malam
Kutatap bintang-bintang di langit
Yang bersinar terang

Kuambil buku harianku
dan sebatang pena
kutulis suara hatiku
sehingga rasa sepi itu terhapus
oleh indahnya malam

beberapa menit telah kurasakan
indahnya malam penuh bintang
kuhasilkan sebuah puisi
dari hasil penaku menari
 
7. Matahari
Di kala fajar engkau terbit
Menyinari alam semesta
Dengan keikhlasan
engkau memberikan sinarmu

betapa pentingnya sinarmu
untuk menghidupi para makhluq
karena tanpa sinarmu
kami tak mungkin dapat hidup

sungguh besar jasamu
kepada kami semua
kami ucapkan terima kasih
untukmu selalu
 
8. Guruku
Guruku….
Engkau mengajar dan mendidikku
Dari pagi hingga siang hari
Tanpa meminta balasan yang besar

Tanpamu masa depan kami akan hancur
Namun terkadang, kami
Tidak menghargai perjuanganmu
Tidak menghormatimu setulus mungkin

Sudilah kiranya hatimu
Untuk memaafkan eksalahan kami
Selama ini
Maafkanlah kami
 
9. Kenangan Tentang Kita
Semua kisah cinta kita
Terukir dengan indah
Kenangan manis bersamamu
Begitu indah bagai permata
Pancaran cinta yang kau berikan padaku
Sangat ku rasakan

Walaupun semua telah berlalu
Namun bayang wajahmu
Masih menghuni relung hatiku
Suka dan duka tlah kita lalui bersama
Akhirnya semua berlalu dengan indahnya
Walaupun tak rela ku melepas dirimu
Kasih……….
 
10. I Miss You

Aku tatap bayang dirimu
Ku rasakan getaran hatimu
Uraian kata tak dapat kutangkap

Seiring waktu berjalan
Selintas angin berlalu
Aku mencoba berpaling
dari sorot matamu
yang begitu tajam
untuk meredam sanubariku

Angin berhembus dengan kencangnya
Namun tak mampu merusak ketenangan hati ini
Gema kasih terbisik dari hatimu

Kilauan cinta
Terpancan terang dan nyata
Aku akan selalu mengenangmu
Mungkin dirimu hanya ada dalam hayalku
Untuk itu kuingat dirimu selalu
 
11. Sahabat 2

Wahai sahabat…
Kan slalu kuingat dirimu
Namamu terukir indah di hatiku
Bayangmu terikat oleh ingatku

Sungguh elok kenangan kita
Sangat indah kebersamaan kita
Begitu indah untuk dikenang
Terlalu manis untuk dilupakan

Entah jauh di mana engkau berada
Rasanya begitu dekat denganku
Terbayangkah olehmu
Akan canda tawa kita
Tentang tangis kita

Sahabat…
Kenanglah aku
Walau kau jauh di ujung sana
12. Sahabat 3
Dalam pelukmu ku menangis
Dalam dekapmu ku tersenyum
Segala rasaku tak lepasdari sentuhmu
Segala rasaku teriring belaimu

Hanya senyum yang dapat kuberikan
Bibir ini tak mampu mengucap seuntai kata
aku merasa tenang bila di dekatmu
walau keadaan begitu kacau

Keyakinan yang dapat melebur duri kehidupan
Serangkaian kenangan terukir dengan indah di hati
Dengan kekompakan semua dapat teratasi
Guncangan badai kehidupan adalah jalan
Jalan untuk menuju kesuksesan
 
13. Aku Ingin Bahagia

Hari berganti hari
Bulan demi bulan
Tahun demi tahun
Masa ke masa

Telah ku lalui dan kurasakan
Namun yang aku rasakan hanya kesedihan
Ada kalanya aku bahagia
Tetapi bahagia itu hanya beberapa waktu

Aku ingin bahagia
Yang tidak hanya lewat di hadapanku
Namun yang aku rasakan
Untuk selama-lamanya
14. Terbelenggu Dalam Kebimbangan
di kala aku sedih
di waktu aku bimbang
diriku berkata aku tak berguna
tetapi lubuk hatiku berbisik
ini ujian untukku

di waktu air mataku menetes
di saat hatiku menangis
banyak cabang-cabang dalam pikiranku
memikirkan kemanakah aku harus pergi
Kepada siapakah aku harus berlindung

Semua insan pelindungku
Sudah lenyap oleh perbuatanku
Semua terangku
Telah hancur karena kesalahanku

Kumohon padamu Tuhan
Tenagkanlah hati ini
Terangilah kegelapan ini dengan sinarmu
Bukalah hatimu
Untuk memaafkanku
 
15. Bangkit

Ketika kuhentakkan langkahku
Teriring kepastian
Tiada bisa keraguan memotong langkah
Aku akan majumenuju gemilang
Menerjang samudera rintangan
Bangkit menyentak asa

Beribu makna tersirat darinya
Langkah ketegaran menggapai kesuksesan
Keyakinan menaklukkan keraguan
Maju hapus masa suram
Duka lembaran cita

Keberhasilan menanti di ujung batas
Puas dengan hasil juang semasa
Kini kurasakan semua
 
16. Resah

Haruskah kuarungi
samudera kehidupan ini
dengan deruan kesakitan,
kesengsaraan dan kepedihan
tiada senyum yang menghias muka
tiada bahagia melintas jiwa

kini aku larut dalam bimbang
beribu rasa menghuni jiwa
Tak kuasa menahan tangis
Tiada tempat bersandar menenangkan jiwa
Aku hanya dapat merintih

Waktu telah menguasai semua
Kala bahagia melintas
Namun hanya semu
Hanya derita yang nyata
Kelak kecewa kan menjemputku
Kupasrahkan semua padamu.
Tuhan
 
17. Bunda

Aku menanti kasih dan belaimu
Rintihan hatiku tak pernah kau tahu
Irama tangis tak terdengar olehmu
Nestapa yang kurasakan hanya aku yang tahu
Indah yang kau pandang dariku
Namun menyakitkan untukku
Galian akan kenangan manis telah dalam

Ku ingin kau tahu bunda
Aku menangis di balik senyummu
Aku mederita di balik bahagiaku
Resah yang kurasa sangat tajam
Insan ini tak sanggup lagi bertahan
Sampai kapan aku dapat bertahan dalam kepalsuan
Mungkinkah akan menjadi rahasia hidupku
aku tak dapat bersandar
walau ku tahu tak dapat
akan tetapi aku tak kuasa
tuk bersandar padamuinikah hidupku
Bunda…
 
18. Kau Bukan Untukku
 

19. Kisah Kita
Tahukah kau kasih
Senyummu yang manis
Candamu yang lucu
Dan belaimu yang lembut
Kini kunantikan

Senyumlah ! Senyumlah !untuukku
Pandanglah aku
Belailah hatiku

Waktu yang panjang
tlah kita lalui
Masa yang indah
Tlah kita jalani
Akankah semua berakhir di sini

Aku ingin jalani hidup ini bersamamu
Biarlah usiaku habis bersamamu
20. Hilang Jejak

Aku hanyalah manusia awam
Yang hanya mampu membisu
Merintih, menangis dan mengeluh
Aku tak kuasa merubah gelap
Lama bau menetap
Harum tak kunjung berbau

Sampai layunya bunga
Hingga petangnya alam
bau tetap tetap melekat pada hidup ini
Perjalanan dari yang ujung hingga ujung
tak berhirup harum keabadian

jauh! Jauh di sana aku menatap
gemerlapnya cahaya
samar kuhirup wangi kedamaian
gelap nan bau perjalanan ini
bak buta tanpa tongkat
 
21. Ujian Cinta
Saat malam datang
kala rindu menjelma
waktu jarak menghalang
hati ini tiada detak

aku rindu pada seorang kekasih
ingin kutatap wajahnya
kurindu canda dan tawanya
senyumnya yang kuingat jelas
cintanya mengukir hatiku
rindukah dia padaku
terlintaskah diriku dalam lamunnya
atau karena jarakkah cinta kami terhalang
hanya karena jarakkah hasratku tak sampai

jangan kosongkan jiwa ini
biarlah keadaan menguji kita
jarak tidaklah semestinya
menghalang cinta suci di antara kita
 

22. Lamun
Saat purnama bersinar
Lamunku melayang
Hatiku terasa senang
Karna hanya kau yang terbayang

Indah, cerah, damai bila ada kau
Suasana yang indah, hati yang tentram
Kau lengkapi dengan kasih sayang
Bagaikan taman bintang suasana ini

Biarlah suaasana ini bertahan
Selama kehidupan berjalan
Walaupun hari telah petang
Ingin kudekap suasana indah ini

Namun ini hanyalah lamunku
Tak lebih dari sebuah khayalan
Di luar nyata, melampaui batas
 
 
23. Sendiri
Saat gelap gulita datang
Saat dingin menusuk tulang
Ku terpaku pada bimbang
Ku tersudut oleh keadaan
Malam tanpa bintang

Kala pagi membuka hari
Kala kabut menutup arah
Aku tak mengerti
Gelap telah usai
Kini apa yang dapat kulakukan

Di tepi jalan seorang diri
Di mana teman-temanku
Ke mana ku harus melangkah
Haruskah ku jalani hidup seorang diri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s